SUARA INDONESIA TRENGGALEK

Sebanyak 84 Lembaga SMP di Trenggalek Mulai Gelar Pembelajaran Tatap Muka

Wahyu Asmoro - 06 April 2021 | 11:04
Pemerintahan Sebanyak 84 Lembaga SMP di Trenggalek Mulai Gelar Pembelajaran Tatap Muka
Mas Syah bersama Kadisdikpora saat peninjauan

TRENGGALEK - Sebanyak 84 lembaga Sekolah Menengah Pertama (SMP) Negeri di Trenggalek telah melaksanakan pembelajaran tatap muka di tengah pandemi Covid-19.

Kendati demikian Wakil Bupati Trenggalek Syah Muhammad Natanegara tetap melakukan peninjauan untuk memastikan proses tersebut berjalan aman dan sesuai harapan.

"Alhamdulillah, dalam peninjauan langsung di lapangan protokol kesehatan dalam pembelajaran tatap muka telah sesuai," ungkap Mas Syah usai peninjauan di SMPN 1 dan 2 Watulimo, Selasa (6/4/2021).

Lanjut Mas Syah, kesesuaian protokol kesehatan tersebut telah diatur dan harus sesuai instruksi Kementerian dan Pemerintah Pusat. 

Pihaknya berharap dalam penerapan protokol kesehatan dalam pembelajaran tatap muka ini bisa berhasil. Proses itu bisa terus dipertahankan sehingga siswa siswi kelas IX bisa menghadapi ujian.

"Secara bertahap nanti akan berlanjut ke kelas VII dan VIII, saat ini tengah disimulasikan kelas tersebut agar bisa segera tatap muka juga" tuturnya.

Ditambahkannya, sementara ini proses pembelajaran tatap muka masih dilakukan pada kelas IX, karena kelas ini memang sedang masa-masa darurat menghadapi ujian, sehingga kita prioritaskan.

Bagi sekolah yang telah melaksanakan pembelajaran tatap muka telah dilihat kondisi semua fasilitas sarana dan prasarana dalam kondisi baik.

"Semoga ini bisa menjadi contoh bagi SMP-SMP yang lain untuk menerapkan pembelajaran tatap muka," pinta Mas Syah.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Totok Rudjianto menjelaskan bahwa pihaknya telah mengajukan nota dinas kepada bapak bupati terkait pembelajaran tatap muka.

Alhasil telah disetujui untuk kelas IX, sehingga bisa melaksanakan pembelajaran tatap muka mulai tanggal (5/4) sejumlah 84 lembaga.

"Kedepan, baik sekolah negeri maupun swasta tingkat SMP untuk kelas IX sudah melaksanakan pembelajaran tatap muka," terangnya.

Totok juga memaparkan pelaksanaan ini akan dilakukan evaluasi selama 1 bulan kedepan.

Jika pelaksanaan berjalan tidak ada masalah, tidak ada yang terkonfirmasi positif akan kita lanjut untuk kelas VII dan VIII.

"Setelah semuanya selesai kemudian berlanjut ke sekolah dasar. Kita masih menunggu pendidik dan tenaga pendidik divaksinasi 2 kali. Sedangkan untuk SMP semua sudah tervaksinasi 2 kali," ucapnya.

» Klik berita lainnya di Google News SUARA INDONESIA

Pewarta : Wahyu Asmoro
Editor :

Share:

Komentar & Reaksi

Berita Terbaru Lainnya