TRENGGALEK - Pekerjaan rumah terkait sisa guru honorer K2 tengah dibahas. Pembahasan tersebut dilakukan antara Komisi I DPRD Trenggalek bersama Badan Kepegawaian Daerah (BKD).
Usai rapat Husni Tahir Hamid Ketua Komisi I DPRD Trenggalek menjelaskan, masih ada sisa tenaga honorer K2 yang tengah mengikuti tes CPNS maupun P3K belum lulus.
Dengan rencana akan adanya pembukaan P3K tahun ini, pihaknya meminta BKD sebagai Dinas pengampu untuk segera menyelesaikan pekerjaan rumah tersebut.
"Dengan adanya PPPK yang akan dibuka oleh pemerintah, diharapkan itu akan menjadi solusi," imbuh Husni, Rabu (10/2/2021).
Diterangkan Husni, dalam mencari solusi untuk mengentaskan masalah ini pihaknya tidak akan melakukan intervensi kepada panitia pelaksana pusat.
Namun pihaknya meminta agar ada bimbingan teknis dari BKD kepada 45 honorer K2 untuk menyelesaikan persoalan.
Jadi BKD bisa melaksanakan Bimtek kepada mereka, dengan kegiatan memberikan materi yang akan dihadapi dalam ujian P3K.
"Ini bukan memberi bocoran lho, tapi hanya sekedar memberikan pembinaan saja," tegasnya.
» Klik berita lainnya di Google News SUARA INDONESIA
| Pewarta | : Wahyu Asmoro |
| Editor | : |
Komentar & Reaksi