SUARA INDONESIA TRENGGALEK

Penutupan Destinasi Wisata di Trenggalek Diperpanjang Hingga 4 Januari 2021

Wahyu Asmoro - 30 December 2020 | 17:12
Wisata Penutupan Destinasi Wisata di Trenggalek Diperpanjang Hingga 4 Januari 2021
Sunyoto Kadisparbud Trenggalek

TRENGGALEK - Pemerintah Kabupaten Trenggalek melalui Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) menyampaikan ada tambahan tiga item dalam penerapan penanganan Covid-19 menghadapi pergantian tahun baru 2021.

"Dalam surat edaran Bupati yang baru akan ada penambahan tiga item dalam upaya penanganan pandemi Covid-19," ungkap Sunyoto selaku Kepala Dinas Disparbud Trenggalek, Rabu (30/12/2020).

Lanjut Sunyoto, tidak ada yang berubah dalam surat edaran tentang penanganan pandemi Covid-19 yang lama menjelang pergantian tahun baru.

Jadi yang lama masih tetap berlaku, namun ada penambahan tiga item yakni,

pertama terkait penutupan lokasi destinasi wisata yang semula dimulai tangga 31 Desember 2020 hingga 1 Januari 2021, akan diperpanjang hingga 4 Januari 2021. 

Kedua ada pembatasan aktivitas jam malam, sesuai surat edaran dari Sekretariat Provinsi (Sekdaprov) Jawa Timur nomor 736/24068/013-4/2020 tentang penerapan protokol kesehatan pada pelaksanaan kegiatan libur tahun baru 2021 di Jawa Timur.

Dengan menerapkan jam malam mulai pukul 20.00 - 04.00 WIB, dimulai tanggal 31 Desember 2020 hingga 4 Januari 2021.

Sedangkan item ketiga bagi warga luar daerah yang akan masuk ke Trenggalek harus membawa surat keterangan bebas Covid-19 dengan rapid antigen minimal 3 hari sebelum.

"Ketiga item tersebut telah sesuai dengan surat edaran Sekdaprov dan harus dilaksanakan oleh daerah," terangnya.

Lebih jelas Sunyoto menerangkan, dalam penutupan destinasi wisata dipastikan tutup total. Jadi di lokasi destinasi wisata mulai dari warung dan sovenir wajib tutup.

Sedangkan untuk penerapan jam malam juga harus disesuaikan, artinya warung dan tempat hiburan serta mall semua tutup sesuai peraturan di jam malam.

"Dalam hal ini tentu kita sebatas menginstruksikan bidang yang kami ampu, untuk lainnya seperti pasar dan tempat lain ada di Dinas terkait," tegasnya.

Ditambahkan Sunyoto, dalam pola pengamanan Disparbud akan menerjunkan tim monev.

Sehingga petugas mulai dari tim Covid-19 dan tim destinasi wisata sudah ada untuk menjaga ketat.

Tak hanya itu, nanti semua jajaran akan bersama untuk berkolaborasi, karena satgas Desa juga ikut bertanggungjawab dalam hal ini.

"Jadi nanti ada sebaran yang di tempel dilingkup lokasi destinasi wisata dan warung," pungkasnya.

» Klik berita lainnya di Google News SUARA INDONESIA

Pewarta : Wahyu Asmoro
Editor :

Share:

Komentar & Reaksi

Berita Terbaru Lainnya