SUARA INDONESIA
Banner

Mas Syah Berkunjung ke BBPJN, Minta Prioritas Infrastruktur untuk Trenggalek

TRENGGALEK - Maju dan berkembangnya suatu daerah harus didasari adanya infrastruktur yang memiliki kualitas untuk akses dan mobilitas. Hal itu disana Wakil Bupati Trenggalek Syah Muhammad Natanegara.

Menurutnya, demi mewujudkan itu semua diharapkan bisa turut mendorong dan menjadikan target infrastruktur ini menjadi prioritas. 

"Saya ingin Trengggalek memiliki infrastruktur yang berkualitas dan menjadi kabupaten yang di pertimbangkan di pesisir selatan," kata Mas Syah sapaan akrabnya saat Ingin bertemu Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional Jawa Timur-Bali di Surabaya, Selasa (4/5/2021).

Pihaknya juga berharap dukungan Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) Jawa Timur-Bali di Surabaya untuk turut membantu upaya pemerintah daerah tersebut. 

Tentu agar target maju dan berkembangnya suatu daerah terlaksana, karena juga perlu adanya dukungan infrastruktur yang memadai. 

Bahkan upaya ini menjadi kendala penting yang dihadapi oleh Kabupaten yang berada di Pesisir Selatan, Barat Daya, Jawa Timur. Apalagi kemampuan anggaran yang kian menurun akibat Pandemi Covid 19.

"Bahkan, beberapa pos anggaran infrastruktur harus direlakan untuk di realokasikan kembali untuk penanganan wabah ini," tegasnya.

Mas Syah juga meminta agar daerahnya ada perhatian khusus dari BBPJN, tentu untuk bisa memberikan dukungan kepada Trenggalek. Sehingga dapat menyelesaikan beberapa pekerjaan rumah utamanya di bidang infrastruktur jalan.

Apalagi Trenggalek saat ini memiliki Terminal Tipe A, namun tidak mendapatkan dukungan jalan nasional atau provinsi. Akses yang ada masih jalan kabupaten yang tentunya kualitas dukungannya berbeda.

"Semoga pertukaran jalan dari jalan kabupaten menjadi jalan nasional sebagai langkah mendapatkan fasilitas dan dukungan infrastruktur yang memadai," imbuhnya.

Senada disampaikan Ramelan selaku Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Trenggalek. Pihaknya menjelaskan akses jalan menuju terminal tipe A merupakan momentum pembangunan jalan Pansela.

Hal itu perlu ditangkap cepat untuk menggeliatkan perekonomian di Trenggalek.  Tentunya hal ini perlu juga mendapat dukungaan infrastruktur. 

Juga pada sektor unggulan Pariwisata, masih banyak dikeluhkan Geomatrik jalan yang sangat menanjak dan curam sehingga sering terjadi kecelakaan utamanya jalan nasional arah Panggul.

"Terus yang ketiga mengenai Jembatan Plengkung Nglembu, jembatan peninggalan Belanda yang diperlukan ada revitalisasi jembatan serta harapan dukungan Provinsi dan Nasional," ucapnya.

Apa Reaksi Anda?